ANEMIA
PERTANYAAN :
Saya sering merasa lesu. apa benar rasa lesu bisa disebabkan anemia?? apa sih anemia?? apa sih tanda gejala terkena anemia??
JAWAB :
Bila rasa lesu itu tidak diikuti gejala lain, umumnya bisa dibatasi dengan olahraga secara teratur. Namun, bila masih berkelanjutan, bisa saja itu merupakan tanda adanya gejala penyakit tertentu. Salah satunya, yaitu rendahnya jumlah sel darah merah atau yang disebut anemia. Namun untuk memastikan penyebab rasa lesu yaitu, anda tentu harus memeriksakan diri ke dokter.
Dalam masyarakat anemia dikenal dengan istilah kurang darah. Kurang darah (anemia) ini berbeda dengan darah rendah. Darah rendah merupakan rendahnya tekanan darah,sedangkan anemia adalah kurangnya sel darah merah atau hemoglobin.

Anemia adalah keadaan dimana kadar hemoglobin atau sel-sel darah merah sangat rendah. Hemoglobin adalah bagian utama dari sel darah merah yang berfungsi mengikat oksigen. Jika seseorang kekurangan sel darah merah, atau hemoglobin yang normal, maka sel-sel dalam tubuh tidak akan mendapatkan oksigen yang cukup, akibatnya timbullah gejala anemia.
Hemoglobin yang kaya akan protein zat besi berfungsi membawa oksigen dari paru-paru ke otak, serta organ-organ lain. Oksigen dibutuhkan untuk reaksi-reaksi kimia yang menghasilkan energi pada tubuh. Salah satu tanda kecukupan oksigen adalah kulit tampak cerah sehat.

Pada penderita anemia, tubuh memproduksi terlalu sedikit sel-sel darah merah, atau produksi sel darah merahnya normal tetapi jumlah sel darah merah yang hilang lebih banyak daripada yang diproduksi.
Karena tidak menerima cukup oksigen, tubuh penderita menjadi
- Lesu atau kelelahan
- Lemah atau lemas dan mudah capek
- Mudah mengantuk
- Sakit kepala
- Pusing
- Pingsan ketika berdiri
- Sesak nafas saat beraktifitas berat
- Detak jantung lebih cepat atau berdebar pada saat aktifitas berat
- Kepala terasa ringan
- Kaki dan tangan terasa dingin
- Nyeri dada
- Mual
- Penurunan konsentrasi dan daya ingat
- Pucat meliputi : Wajah, bibir, kuku, bagian dalam kelopak mata, dan kulit (terlihat pada telapak tangan)
Namun, gejala anemia terkadang tidak jelas, terutama pada orang muda atau secara fisik terlihat sehat, padahal tingkat hemoglobin bisa jatuh secara signifikan tanpa menunjukkan gejala anemia sama sekali. Dalam kasus lain, gejala anemia dapat berkembang perlahan-lahan selama beberapa bulan atau tahun.
Penyebab Anemia
Penyebab Anemia Ada ber macam macam Penyebab Anemia sesuai dengan jenis anemianya dan terbagi menjadi tiga kelompok:
- Anemia yang disebabkan oleh kehilangan darah
- Anemia yang disebabkan oleh penurunan produksi sel darah merah
- Anemia yang disebabkan oleh kerusakan sel darah merah
Penyebab Anemia Karena Kehilangan Darah
Sel darah merah dapat hilang ketika seseorang mengeluarkan banyak darah atau berdarah karena kecelakaan, terluka, dsb. Namun perdarahan dapat terjadi perlahan-lahan selama jangka waktu yang panjang, dan adakalanya tidak terdeteksi. Ini disebut sebagai pendarahan kronis yang biasanya disebabkan oleh :
- Sering mimisan
- Menstruasi yang berlebihan
- Melahirkan dengan pendarahan
- Penyakit pencernaan : Maag, wasir, gastritis (radang lambung), tukak lambung, menderita cacing tambang, polip usus besar, dan kanker.
- Penggunaan obat anti-inflamasi (OAINS) seperti aspirin atau ibuprofen, yang dapat menyebabkan gastritis dan perdarahan saluran cerna.
Penyebab Anemia karena Kurangnya Produksi Sel Darah Merah
Anemia bisa terjadi karena kurangnya kuantitas dan kualitas sel darah merah, yakni kurangnya produksi sel darah merah atau terganggunya pembentukan hemoglobin.
Selain itu dapat pula terbentuk sel darah merah dan hemoglobin yang tidak bagus sehingga fungsinya tidak optimal.
Penyebab anemia jenis ini biasanya terkait dengan kekurangan mineral dan vitamin yang dibutuhkan dalam memproduksi sel darah merah dan hemoglobin. Kondisi yang terkait dengan penyebab anemia ini antara lain :
- Anemia sel sabit adalah kondisi anemia di mana terdapat ketidak normalan bentuk sel darah merah, dari yang semestinya bulat dan fleksibel, menjadi berbentuksabit dan keras. Pada anemia sel sabit, tubuh menjadi kekurangan sel darah merah normal untuk memenuhi transportasi nutrisi dan oksigen ke seluruh tubuh.

- Anemia defisiensi adalah kurang darah atau anemia yang terjadi akibat kekurangan zat besi. Fe atau zat besi merupakan bahan baku utama pembentukan sel-sel darah merah. Jika tubuh sampai kekurangan zat besi, maka sel darah merah menjadi berukuran kecil dan berwarna lebih pucat yang menandakan hemoglobin (Hb) rendah. Biasanya beresiko pada :
· Wanita usia subur
· Wanita hamil (untuk wanita hamil perlu ditambahkan suplemen tablet
FE (zat besi) dan asam folat.
· Wanita sedang menstruarsi
· Bagi yang kekurangan zat gizi
· Terlalu sering mendonorkan darah
· Bayi dan anak-anak, terutama yang lahir prematur atau mengalami
lonjakan pertumbuhan
· Vegetarian yang tidak mengganti daging dengan makanan kaya zat
besi lain.
- Kurangnya zat besi, vitamin B12, dan Asam folat
- Anemia Aplastik adalah suatu kondisi dimana sum-sum tulang tubuh berhenti memproduksi sel-sel darah baru yang cukup. Tidak seperti anemia pada umumnya, pada anemia aplastik ini tidak hanya sel darah merah yang berhenti produksinya, akan tetapi juga sel darah putih (leukosit) dan trombosit. Oleh karena itu kondisi ini disebut juga sebagai pansitopenia.
- kondisi kesehatan lain
Penyebab Anemia Karena Rusaknya Sel Darah Merah
Ketika sel-sel darah merah rapuh dan tidak dapat menahan stres rutin dari sistem peredaran darah, maka dapat pecah secara prematur, sehingga menyebabkan anemia hemolitik.
Anemia hemolitik adalah penyakit anemia yang terjadi ketika sel-sel darah merah mati lebih cepat daripada kecepatan sumsum tulang menghasilkan sel darah merah . Anemia hemolitik dapat hadir pada saat lahir atau berkembang kemudian. Kadang-kadang tidak diketahui penyebabnya.
Penyebab anemia hemolitik yang telah diketahui antara lain:
- Kondisi yang diwariskan (diturunkan), seperti anemia sel sabit dan talasemia
- Stres seperti infeksi, obat-obatan, racun ular atau laba-laba, atau makanan tertentu
- Racun dari penyakit hati lanjut (liver kronis) atau penyakit ginjal
- Serangan yang tidak tepat oleh sistem kekebalan tubuh (disebut penyakit hemolitik pada bayi baru lahir, ketika itu terjadi pada janin yang dikandung wanita hamil)
- Cangkok vaskular, katup jantung prostetik, tumor, luka bakar parah, paparan bahan kimia, hipertensi berat, dan gangguan pembekuan darah.
- Dalam kasus yang jarang terjadi, pembesaran limpa dapat menjebak sel darah merah dan menghancurkan mereka sebelum waktunya beredar habis.
Acuhan nilai normal Hb
|
Wanita
|
12-16 gr/dL
|
|
Pria
|
14-18 gr/dL
|
|
Anak
|
10-16 gr/dL
|
|
Bayi baru lahir
|
12-24gr/dL
|
|
Ibu hamil
|
>11 gr/dL
|
CARA MENGATASI
v Tanpa obat :
Untuk anemia akibat kekurangan zat besi, penderita harus
mengkonsumsi bahan makanan yang kaya
akan zat besi seperti daging, hati, kacang-kacangan kering seperti kedelai (tempe),
dan sayur-sayuran hijau. Untuk mempercepat penyembuhan ditambah suplemen FE
(tablet zat besi).
Minum ramuan kunyit (curcuma domestica, Val). Ambil setelunjuk
kunyit, dicuci, lalu diparut. Berisedikit air lalu peras. Telur ayam kampong dikocok
dan diberi air perasan kunyit dan sedikit madu. Minum ramuan 2x sehari.
Minum ramuan lampuyang wangi (zingiber aromaticum) bisa dicoba
dengan ambil 3 jari lempuyang, setelah dicuci bersih, diparut, rebus dengan 3
gelas air sampai air tinggal 1 gelas, tambahkan gula aren. Setelah dingin minum
ramuan ini sekaligus.
Cara lain: ambil 4 putik tapak dara putih (Catharathus Roseus; L.G
Don) dicuci bersih, lalu direndam dalam satu gelas air matang, taruh ramuan ini
semalam diluar agar kena embun. Minum ramuan setiap pagi.
v Obat bebas
Minumlah tonikum yang mengandung zat besi, atau vitamin penambah
darah yang mengandung zat besi, vitamin B12, dan asam folat.
Untuk ibu hamil minum suplemen tablet penambah darah (FE) resep
dokter/bidan 1x1 sebelum tidur dengan air jeruk nipis untuk mempercepat
pelarutan obat.
v
Obat/tindakan dokter
Kalau anemia
terjadi mendadak akibat pendarahan berat maka perlu transfusi darah
segar/sel-sel darah merah. Bila pendarahan disebabkan tumor,kemungkinan dokter
akan melakukan tindakan
bedah.
terima kasih
semoga bermanfaat..
by: Muhimmatus Shofiyah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar